JIKA cerpen hanya dianggap sebagai cerita ringan yang nikmat dibaca di kala jeda, mungkin kumpulan cerpen ini bukan salah satunya. Judulnya saja agak membingungkan, Mata Air Air Mata Kumari.

Apakah itu bercerita tentang mata air sang sumber kehidupan? Atau kesedihan yang membawa air mata? Atau keduanya? Lalu siapa Kumari? Yang jelas, banyak hal mengejutkan dan horor yang ada di dalamnya.

Kumpulan cerpen yang digarap Yudhi Herwibowo ini rasanya menarik untuk didiskusikan. Bagi pecinta kumpulan cerpen yang ingin ikut membahas buku ini silakan mengirimkan data diri ke miweekend@mediaindonesia. com paling lambat Jumat, 20 Mei 2011, dengan subjek OPMI MATA AIR.

Kami akan mengirimkan buku untuk Anda baca sebelum didiskusikan di Warung Kopi Proklamasi, Jalan Proklamasi No 41, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 4 Juni 2011 pukul 15.30 WIB. Terima kasih atas partisipasinya. (M-1)

Iklan