Cerpenis senior Sanie B Kuncoro, 48, adalah salah seorang pe­nulis yang menyebut Yudhi sebagai penulis komplet. Menurut­nya, Yudhi pandai mengartikulasikan idenya dalam berbagai genre tema. Sanie mengaku paling terkesan cerita fantasinya.
“Kalau membuat cerita di luar dugaan, tema-temanya tak terdu­ga. Idenya unik,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Jl Kalila­rangan 57 Solo, Rabu (18/5).

Di dunia komunitas, Sanie menilai Yudhi sosok yang total me­ngembangkan komunitas. Perannya tak sekadar menyumbang­kan ide tapi juga konkret di lapangan. Salah satu wujudnya, Yu­dhi selalu siap saat diminta menjadi pembicara dalam pelatihan kepenulisan.

Meski tinggal di Solo, Sanie mengaku baru mengenal Yudhi pada 2007 ketika ia bergabung dalam Komunitas Pawon. Di mata­nya, Yudhi kerap memotivasi penulis lain untuk berkembang. Ia juga bukan tipe orang yang mudah marah dan mudah komplain bila ada sesuatu yang tak sesuai harapannya.

Sebagai menekuni dunia cerpen sejak 1980-an, Sanie berharap Yudhi semakin dalam menggarap ide-idenya agar karya yang di­hasilkan kian matang. Menurutnya, ada beberapa karya Yudhi yang mungkin terburu-buru sehingga ide baru tergarap di per­mukaan.

Iklan