Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

Tanggal

Februari 17, 2014

Gogor, cerpen saya di Suara Merdeka 16 Februari 2014

IMG_2989 ok

Gogor

 Stttt… jangan ke sana!

Kukatakan padamu: jangan ke sana!

Aku tak mengucapan Kata-kata kosong. Aku serius! Sangat serius!

Aku tahu, aku seharusnya tak perlu mencampuri urusanmu. Aku juga tak ingin seperti itu. Bukankah selama ini selalu begitu? Walau sejak lama kau sudah menjadi orang yang kupilih, dari ratusan manusia di desa ini.

Sudah belasan tahun, kau memilih tinggal di tanah ini, tanah Botodayakan. Aku sudah mengenal dirimu sejak lama. Bahkan sejak kau masih dalam perut hangat ibumu, aku sudah menandaimu. Awalnya tentu saja, aku tak pernah ingin perduli dengan kau, juga dengan semua manusia di yang ada di sini.

Tapi ternyata kau berbeda. Kau lahir dengan tanda lahir berwarna merah darah. Orang-orang akan menyangka itu sekedar tanda lahir biasa. Tapi aku tentu saja tidak. Tanda lahir itu membentuk sebuah tanda yang sebenarnya berarti sebuah angka. Enam. Ya, enam, aku tak akan salah melihat.

Maka sejak itulah aku hadir padamu. Kuperhatikan dirimu, kutandai apa yang terjadi padamu. Hingga saat kau dewasa, aku tahu kau adalah laki-laki yang nyaris mati 6 kali.

Itulah yang membuatku memutuskan memilihmu. Continue reading “Gogor, cerpen saya di Suara Merdeka 16 Februari 2014”

Iklan

IMG_2985 ok

Blog di WordPress.com.

Atas ↑