Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

Tanggal

Agustus 29, 2016

Tentang Film Trilogi Apu

cri nov 2015 cover03-03

Memang sulit menerbitkan sastra. Upaya menerbitkan naskah-naskah bermutu dari seluruh dunia yang sudah dijalankan oleh Ajib Rosidi sejak puluhan tahun melalui Pustaka Jaya ternyata tak terlalu berjalan mulus. Untungnya sampai sekarang beberapa naskah itu bisa kita nikmati.  Pater Pancali adalah salah satu naskah yang dipilih untuk mewakili India. Waktu itu, Bibhutibhushan Banerji sendiri sudah menulis banyak novel, namun popularitas Pater Pancali mengalahkan yang lainnya. Ini mungkin karena kisah ini sempat diangkat ke layar lebar.

Lanjutkan membaca “Tentang Film Trilogi Apu”

Iklan

Membaca Pater Pancali: Kesedihan Kadang Memang Memiliki Masa Kadaluarsa

klub buku 2Untuk diskusi Klub Buku Pawon Agustus ini, dipilihlah novel Pater Pancali karangan Bibhutibhushan Banerji, atau biasa ditulis Bibhutibhushan Bandyopadhyay (edisi Indonesia diterjemahan oleh Koesalah Soebagyo Toer). Saat pemilihan -sekitar 4 bulan yang lalu- memang tak banyak buku-buku sastra baru yang beredar. Ini sepertinya kali pertama klub buku pawon mendiskusikan novel lawas yang lumayan tebal.

Tapi kisah Pater Pancali memang sudah saya dengar sejak lama. Pustaka Jaya pernah menerbitkannya. Pater Pancali bahkan disebut-sebut sebagai Bumi Manusia-nya India.

Bibhutibhushan sendiri merupakan penulis besar di India. Ia lahir di Bengali 12 Septermber 1894, dan sampai akhir hayatnya sudah menulis puluhan novel. Salah satu novelnya, Ichhamati bahkan pernah memenangi Rabindra Puraskar tahun 1951, salah satu penghargaan sastra paling prestisius di India. Namun Pater Pancali tetaplah yang menjadi masterpiece-nya.

 

Kisah Pater Pancali yang Terpatah-patah

Awalnya, membaca Pater Pancali terasa sangat lambat. Novel ini cukup detail dan paragraf-paragrafnya pun gemuk-gemuk. Tapi beberapa novel lawas memang seperti itu. Jadi saya bisa memaklumi keadaan ini. Lanjutkan membaca “Membaca Pater Pancali: Kesedihan Kadang Memang Memiliki Masa Kadaluarsa”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑