cri nov 2015 cover03-03

Memang sulit menerbitkan sastra. Upaya menerbitkan naskah-naskah bermutu dari seluruh dunia yang sudah dijalankan oleh Ajib Rosidi sejak puluhan tahun melalui Pustaka Jaya ternyata tak terlalu berjalan mulus. Untungnya sampai sekarang beberapa naskah itu bisa kita nikmati.  Pater Pancali adalah salah satu naskah yang dipilih untuk mewakili India. Waktu itu, Bibhutibhushan Banerji sendiri sudah menulis banyak novel, namun popularitas Pater Pancali mengalahkan yang lainnya. Ini mungkin karena kisah ini sempat diangkat ke layar lebar.

Pater Pancali sendiri terbit dalam bahasa Indonesia sejak tahun 1996. Diterrjemahkan oleh Koesalah Soebagyo Toer, cukup berjeda dari masa kepopulerannya. Tak selang berapa lama Aparajito, trilogi kedua diterbitkan. Sayangnya, trilogi ketiga novel itu –Apur Samsar– tak saya ketahui kebarnya. Saya menebak, mungkin tak sempat diterbitkan, karena penjualan 2 buku sebelumnya yang tak terlalu bagus.

Kini penerbitan buku itu diambil alih oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Kita doakan, mereka berani menerbitkannya semuanya.

Bagi yang penasaran ingin mengetahui kisah Apu selanjutnya setelah Pater Pancali, mungkin bisa mencari edisi bahasa Inggrisnya (karena buku keduanya cukup sulit didapat). Namun bagi yang tak terlalu lancar berbahasa Inggris, pilihan satu-satunya adalah dengan mencari filmnya (walau ternyata subtitle-nya pun masih berbahasa Inggris).

Satyajir Ray, salah satu sutradara ternama di India, sudah mengangkat Pater Pancali ke layar lebar tahun 1955. Sambutannya ternyata sangat luar biasa. Pater Pancali bahkan memenangkan berbagai penghargaan. Beberapanya sebagai Best Human Document dalam Channes 1956, dan sebagai Best Film and Direction dalam San Fransisco movie Award 1957. Bahkan sastrawan besar Salman Rushie di London Film Festival 2012, pernah berkata kalau Pater Pancali adalah film terbaik yang pernah dibuat. Ia juga merupakan film dengan scene yang menghancur-leburkan perasaan dengan latar musik yang sangat mengekspresikan luka.

Ingin mengulang kesuksesan Pater Pancali, Satyajir Ray membuat trilogi kedua, Aparajito, yang menceritakan kisah Apu setelah pindah dari desa lamanya. Film ini pun mendapat sukses besar. Maka film ketiga pun –Apur Samsar– menyusul dibuat.

Tentu sekarang sangat sulit mendapatkan film-film ini. Untunglah di dunia internet yang tanpa batas ini, ulik-ulik dengan torrent, insyaallah semua film dapat dicari.

Buat kawan-kawan yang tertarik bisa mengunduhnya melalui link yang saya berikan ini. Semoga bermanfaat. Buat kawan-kawan di Solo yang malas mengunduh sendiri, bisa datang ke rumah saya. Dengan senang hati akan saya copy-kan…

Pater Pancali:

http://torrentking.eu/movie-1955/pather-panchali-torrents/

Aparajito:

http://torrentking.eu/movie-1956/aparajito-torrents/

Apu Samsar

http://torrentking.eu/movie-1959/the-world-of-apu-torrents/

***

Iklan