716582_1200ilustrasi Imam Yunni (Tempo)

Syukurlah, cerpen ini dimuat. Kupikir sudah gak dimuat, karena sudah hampir 2 bulan. Jadi mulai berpikir untuk mengeditnya lagi karena cerpen ini lumayan panjang. Karena format cerpennya yang semacam fiksi mini, agak sulit mengeditnya karena setiap paragrafnya sudah terlalu pendek. Satu-satu jalan adalah mengurangi cerita dari 30 menjadi 25, atau 27. Untunglah, gak perlu diedit karena dimuat…

Beberapa petikan yang kusuka:

Cerita 2. Kalau kau ingin melihat satu keajaiban kecil, datanglah ke Bukit Tidur di mana sebuah jendela berdiri sendirian. Datanglah ke sana saat hujan, saat di sekelilingmu dipayungi awan hitam! Lalu, lihatlah apa yang ada di balik jendela itu. Di sana kau akan tetap melihat langit biru paling cerah.

Cerita 8. Launabrina adalah salah satu orang yang selamat dari badai. Itu karena pemilik toko tempat yang sedang ia datangi saat badai, memiliki ruang bawah tanah yang aman. Tapi saat ia kembali ke Bukit Tidur, ia menangis melihat keadaan rumah yang hanya tersisa  jendelanya saja. Sejak itu, Launabrina tinggal di desa. Tapi setiap hari, ia akan datang ke Bukit Tidur untuk membersihkan jendela dan memotongi rumput liar di sekitar jendela. Diam-diam penduduk desa, selalu menunjuk dirinya, sebagai contoh dari arti kesetiaan.

Cerita 19. Seorang pelukis ternama pernah datang untuk melukis jendela di Bukit Tidur. Ia mengambil posisi di balik jendela, agar saat di sekitarnya mendung, ia tetap bisa melihat langit biru paling cerah. Semula ia merasa berhasil telah melukis jendela dan apa yang ada di balik jendela dengan sempurna. Namun beberapa detik ia berpaling dari kanvasnya, yang kemudian terlihat di lukisannya hanyalah lukisan mendung seperti yang ada di sekelilingnya.

 

Koran Tempo online

https://koran.tempo.co/read/441217/30-cerita-tentang-jendela-di-bukit-tidur?fbclid=IwAR22hUidkt9-xKEopPUpaeVTc3q88DS8_BQNrmd0APscP2cn68m1Bt6ciDg

Kliping Sastra

https://klipingsastra.com/id/30-cerita-tentang-jendela-di-bukit-tidur.html?fbclid=IwAR3CnNF2aJp42U9xO-PmN9_TIu9x7uai3H-8Y_D6WPC0B0VQACVNPS4qdL0

Lakon Hidup

belum update