Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

Tanggal

Mei 10, 2019

Akhirnya kumcer Empat Aku…

59828043_10216759936702932_2255517786484768768_o

Setiap akan menyelesaikan cerpennya, penulis itu selalu merasa kehilangan satu kata, yang ia tak tahu apa. Itu yang membuatnya selalu tak berhasil menyelesaikan cerpennya. Seorang kawannya yang merasa prihatin mencoba menghiburnya, “Kau tak pernah kehilangan kata, kau hanya kehilangan satu jarimu!”
Tapi penulis itu menggeleng, Tidak, tidak! Kalau aku kehilangan satu jariku, keyboardku yang akan merasa kehilangan, bukan aku!”

Akhirnya kumcerku Empat Aku dirilis Marjin Kiri.
Wish me luck, kawan-kawan.. .

Iklan

Pemesanan Kumcer Empat Aku langsung melalui Marjin Kiri

 

59732663_10219023645931218_1944509854437605376_o

Kumpulan cerpen EMPAT AKU karya Yudhi Herwibowo sudah bisa dipesan di tautan ini: http://marjinkiri.com/product/empat-aku-sekumpulan-kisah/

Ilustrasi sampulnya yang cakep banget digarap oleh Fitriana

Meski kerap menempatkan fiksinya di lanskap-lanskap yang terasa asing tak dikenal, Yudhi setia memakai imajinasinya untuk mengomentari dan merefleksikan situasi riil yang mudah kita temui di dunia kita sendiri sehari-hari: sebuah kampung rampok yang makin lama makin menyeramkan bahkan bagi para rampok penghuninya sendiri. Sebuah desa yang sumber airnya dikuras perusahaan air kemasan. Sebuah dendam dan permintaan maaf yang menghantui generasi. Kapak batu yang ternyata tidak dibuat dengan kesungguhan dan batu terbaik. Para pencerita yang terlupakan. Seorang kasir karaoke, tukang becak, pelukis dan pemilik galeri, pencuri dan penyair berandalan. Aneka tokoh itu bisa ditemui dalam kisah-kisah Yudhi yang akan membuat pembaca merenung ini.

Foto dan teks, dicopy dari Facebook Ronny Agustinus

Kisah Sang Pembuat Kamus dalam The Professor and the Madman

59458121_10216746765293655_6577134886405013504_o

Sudah lama sekali baca buku karangan Simon Winchester ini, sampai butuh hampir satu jam mencarinya di antara buku-buku lainnya.

Yang pasti, The Professor and the Madman, film yang lebih ingin saya tonton daripada End Game. Lanjutkan membaca “Kisah Sang Pembuat Kamus dalam The Professor and the Madman”

Ngemsi di acara Panggung Sastra Wanodya, Teater Arena 30 April 2019

Di acara Panggung Sastra Wanodya hari Selasa 30 April lalu di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah. Didapuk jadi MC, rasane kog yo piyeeee…. 

Foto-foto dari Pak Wijang, Mas Tria, Mbak Puspo Ayu, Mbak Indah.

#tbjt #teaterarena #tamanbudayajawatengah #wanodya #bukukatta#sastrajawa #geguritan

 

Selepas Acara Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen di Balaikota Surakarta

Bersama Pak Tirto Suwondo dan Ary Yulistiana di acara Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen untuk Guru-guru SMA dan SMK yang diadakan Balai Bahasa Jawa Tengah di Balaikota Surakarta.

#balaibahasajawatengah #BBJT #balaikota #lokakarya #tirtosuwondo#yudhiherwibowo #aryyulistiana

Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen bagi Guru SMA dan SMK Balaikota Solo, 25 April 2019

57710727_10216657483661670_5061678134395404288_n

Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen bagi Guru SMA dan SMK
Balaikota Solo, 25 April 2019

#lokakarya #BBJT #balaibahasajawatengah #yudhiherwibowo #tirtosuwondo

Segera terbit kumpulan cerpen Empat Aku di Penerbit Marjin Kiri

EMPAT AKU Cover

Kumcer saya, Empat Aku, sebentar lagi dirilis.

Gak terasa, perlu nunggu hampir 10 tahun untuk kumcer kedua saya ini, setelah Mata Air Air Mata Kumari. 15 cerpen yang yang pilih, punya benang merah yang berhubungan dengan keadaan sosial di masyarakat, kejadian-kejadian menyedihkan yang membekas, atau mitos-mitos yang kini tak lagi diceritakan. Bisa jadi, ini cara saya sebagai penulis fiksi untuk mengritik sesuatu.

Buat kawan-kawan yang tertarik, mungkin bisa menghubungi penerbitnya, Marjin Kiri

cc ilustrasi cover yang keren kak Fitriana

Blog di WordPress.com.

Atas ↑