75619102_10218230036774515_2610173800418902016_o

Beberapa hari lalu mengisi diskusi buku Sang Penggesek Biola di bulan bahasa, di SMAN 1 Toroh, Purwodadi.

Ada lomba baca puisi, resensi buku Sang Penggesek Biola dan diskusi buku Sang Penggeek Biola serta tips penulisan buat remaja. Seru, walau waktunya tak panjang.

Sebenarnya sejak dulu, saya selalu berharap sekolah-sekolah membincangkan 2 buku saya: Halaman Terakhir, sebuah novel tentang Jenderal Polisi Hoegeng dan Sang Penggesek Biola, sebuah Roman Wage Rudolf Supratman. Keduanya buku yang penting bagi remaja. Hoegeng mengajarkan kejujuran yang membuatnya menjadi polisi miskin namun berintegritas. Sedang Sang Penggesek Biola menceritakan tentang pencipta lagu Indonesia Raya yang begitu dramatis hidupnya demi memperjuangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kupikir 2 buku ini penting menjadi pondasi bagi remaja yang diharapkan menjadi orang yang jujur dan cinta pada tanah air.

Untuk acara di SMAN1 Toroh, saya harus berterima kasih pada Pak Mahatma, yang sudah mencoba mendobrak kebiasaa… šŸ˜Š