Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

Kategori

Uncategorized

Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen bagi Guru SMA dan SMK Balaikota Solo, 25 April 2019

57710727_10216657483661670_5061678134395404288_n

Lokakarya Penulisan Esai dan Cerpen bagi Guru SMA dan SMK
Balaikota Solo, 25 April 2019

#lokakarya #BBJT #balaibahasajawatengah #yudhiherwibowo #tirtosuwondo

Iklan

Segera terbit kumpulan cerpen Empat Aku di Penerbit Marjin Kiri

EMPAT AKU Cover

Kumcer saya, Empat Aku, sebentar lagi dirilis.

Gak terasa, perlu nunggu hampir 10 tahun untuk kumcer kedua saya ini, setelah Mata Air Air Mata Kumari. 15 cerpen yang yang pilih, punya benang merah yang berhubungan dengan keadaan sosial di masyarakat, kejadian-kejadian menyedihkan yang membekas, atau mitos-mitos yang kini tak lagi diceritakan. Bisa jadi, ini cara saya sebagai penulis fiksi untuk mengritik sesuatu.

Buat kawan-kawan yang tertarik, mungkin bisa menghubungi penerbitnya, Marjin Kiri

cc ilustrasi cover yang keren kak Fitriana

Cerpen Rumah Terbang, Tribun Jabar 31 Maret 2019

19TJ31031011.indd

Cerpenku Rumah Terbang di Tribun Jabar hari ini…

Cerpen ini tentu terinspirasi dari film Up, salah satu film kartun yang paling sering saya tonton. Di bagian awal film masih saya ingat adegan Tuan Federickson mudah dan Ellie, istrinya berusaha menabung agar bisa berpetualang. Tapi apa daya, cobaan selalu datang. Sampai Ellie sakit, dan akhirnya memupus semua keinginan mereka berdua. Di bagian ini, entah kenapa, selalu mampu bikin mata saya berkaca-kaca…

Lalu cerita Up dimulai, Tuan Federickson yang telah tua, kini harus mencoba mempertahankan ruumahnya yang akan digusur. Satu-satunya jalan, ia membuat ribuan balon udara untuk menerbangkan rumah kenangannya bersama sang istri….

Cerpen ini mengambil sepenggal ide itu. Lalu, saya balik semua hal-hal yang indah dan manis dan lucu serta sedih di film itu, menjadi muram dan menyakitkan…

Cerpen 30 Cerita tentang Jendela di Bukit Tidur, Koran Tempo 29 Maret 2019

 

716582_1200ilustrasi Imam Yunni (Tempo)

Syukurlah, cerpen ini dimuat. Kupikir sudah gak dimuat, karena sudah hampir 2 bulan. Jadi mulai berpikir untuk mengeditnya lagi karena cerpen ini lumayan panjang. Karena format cerpennya yang semacam fiksi mini, agak sulit mengeditnya karena setiap paragrafnya sudah terlalu pendek. Satu-satu jalan adalah mengurangi cerita dari 30 menjadi 25, atau 27. Untunglah, gak perlu diedit karena dimuat…

Beberapa petikan yang kusuka:

Continue reading “Cerpen 30 Cerita tentang Jendela di Bukit Tidur, Koran Tempo 29 Maret 2019”

Video Tanya Jawab Acara Kemas Ulang Informasi, Ruang Apung, Perpustakaan Universitas Indonesia

UI Likes Me: Kemas Ulang Informasi, Perpustakaan Universitas Indonesia, 15 Maret 2019

UI LikeS Me – Forum Berbagi Pengetahuan : Kemas Ulang Informasi, Ruang Apung, Perpustakaan UI, 15 Maret 2019 pukul 13.00-16.00 WIB, mari bertemu… :)

NH. Dini dan 10 Hal yang Baru Saya Tahu dan -mungkin juga- Belum Kamu Tahu

50586627_2281677735196346_7077591274668163072_n.jpg

Karena didapuk menjadi moderator di acara Pertemuan Dua Hati, acara untuk mengenang 40 hari NH. Dini di Balai Soedjatmoko. Saya mengisi di setiap jeda 8 pembaca buku NH. Dini yang bercerita. Untuk itu saya mengulik kisah NH. Dini dari berbagai sumber.

Berikut yang saya dapatkan… Continue reading “NH. Dini dan 10 Hal yang Baru Saya Tahu dan -mungkin juga- Belum Kamu Tahu”

Cerpen Penjaga Tiga Pintu di Majalah Horison Terbaru, edisi Januari-Maret 2019

51128989_10216090849096160_4529776426542432256_o

51071825_10216090849296165_5497427967011192832_o

Dua tahun lalu, saya kira majalah Horison sudah tamat, jadi saya bundel semua cerpen2 saya di sana. Cuma ada 4, tapi cukup senang karena salah satunya ada di edisi ‘perpisahan’. Continue reading “Cerpen Penjaga Tiga Pintu di Majalah Horison Terbaru, edisi Januari-Maret 2019”

Priest dan Iblis yang tak Pernah Putus Asa

priest

Kalau sebuah drama dengan 16 episode, namun di episode 8 pemeran utamanya harus mati, apa yang kamu bayangkan di episode berikutnya? Continue reading “Priest dan Iblis yang tak Pernah Putus Asa”

Zhang Yimau yang Kembali

50804136_10216080043506027_340908154332119040_n

Setelah The Great War yang begitu Holywood style, akhirnya Zhang Yimau kembali lewat Shadow. Sudah lama sekali ingin nonton film2 seperti Hero, The Cursed of Golden Flower, The House of Flying Dagger, atau bahkan The Flower of War (yang main Christian Bale). Shadow membayar dahaga itu sampai tuntas. Continue reading “Zhang Yimau yang Kembali”

Review Sang Penggesek Biola di Majalah Basis edisi nomor 11-12 tahun ke-67, 2018

Ini merupakan review panjang dari novel Sang Penggesek Biola yang termuat di  majalah Basis edisi nomor 11-12 tahun ke-67, 2018. Continue reading “Review Sang Penggesek Biola di Majalah Basis edisi nomor 11-12 tahun ke-67, 2018”

Yang Tercecer dari Penulisan Novel Halaman Terakhir

Tanpa sengaja saat bersih-bersih hardisk eksternal, saya menemukan foto-foto ini. Sepertinya belum pernah saya upload sebelumnya. Continue reading “Yang Tercecer dari Penulisan Novel Halaman Terakhir”

Sang Penggesek Biola di Andong Buku 3, Bentara Budaya Yogyakarta 30 Desember 2018

Di penghujung tahun, ada tawaran dari Yunanto Sutyastomo dari Bentara Budaya Yogyakarta untuk membicarakan Sang Penggesek Biola di Andong Buku 3, Bentara Budaya Yogyakarta, 30 Desember 2018. Awalnya -hampir sebulan sebelumnya- Yunanto menawarkan untuk membicarakan buku ini di Gerak Budaya, tapi saya agak ragu karena naskah ini novel, sedang di Gerak Budaya biasanya selalu membahas buku nonfiksi. Maka tawaran ini saya terima saja, walau beberapa kawan menganggap di akhir tahun itu gak efektif untuk membuat acara buku.  Continue reading “Sang Penggesek Biola di Andong Buku 3, Bentara Budaya Yogyakarta 30 Desember 2018”

Cerpen Bocah Gerimis, Tribun Jabar 25 November 2018

18TJ25111011.pmd

Sampai hampir lupa, kalau kemarin cerpenku Bocah Gerimis dimuat di Tribun Jabar.
Ini kuanggap sebagai pengobat lelah 2 hari ngendon berpameran di Benteng Vastenburg…

Kupikir cerpen ini cocok dibaca di bulan2 ini, saat gerimis dan hujan mulai turun…

Ceritanya tentang seorang bocah yang terlahir dengan awan hitam di atas kepalanya, hingga gerimis kerap hadir di dekat dirinya. Awalnya ini dianggap sebagai berkah bagi desanya yang selalu kekeringan, tapi berkah tak pernah berlangsung terlalu lama, ada titik ia akan berbalik menjadi bencana… Continue reading “Cerpen Bocah Gerimis, Tribun Jabar 25 November 2018”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑