Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

bulan

Mei 2014

Pohon Emas, cerpen saya di Media Indonesia 11 mei 2014

Gambar

Buku Assara, cerbung saya di Femina edisi 17, 18 & 19, 2014

Untitled-2 ok copy

10329257_10202881071619979_8801482704196404175_n

10336748_10202919559422150_476173822617085199_n

4: Jurus-jurus yang Tak Lagi Terdefinisikan, Layar Kata Yudhi Herwibowo di Pawon edisi #42 tahun VII/2014

EGigvSaya pikir saya harus menulis ini.

Belasan tahun yang lalu, di era video, ayah saya punya kebiasaan menyewa film-film kunfu berseri bikinan Hongkong. Tentu yang paling legendaris adalah Sin Tiaw Eng Hiong dan Sin Tiaw Hiap Lu, atau juga To Liong To. Tapi tentu tak hanya 3 film itu yang kami sewa. Dulu, saat memutarnya, para kawan-kawan dan tetangga ikut menonton film itu. Sehingga ruang tamu hingga teras penuh dengan orang. Karena film-film ini berseri, mereka jadi punya agenda yang sama menunggu di rumah kami: biasanya selepas Isya.

Salah satu film yang saya ingat, walau film itu tak begitu meledak seperti kisah pendekar rajawali, adalah The Undercover Agents. Judul asli film ini bila tak salah adalah The Four Great Constables yang diangkat dari novel Wen Ruian. Saya lupa siapa saja pemeran kala itu dan berapa seri film ini dalam format video. Namun yang pasti film ini termasuk yang kerap dibuat versi terbarunya hingga sekarang.

Dan saya cukup terkejut ketika tahu kalau The Four merupakan bentuk terbaru dari kisah itu. Film yang disutradarai oleh Gordon Chan dan Janet Chun ini bahkan direncanakan sebagai trilogi, di mana The Four 2 sudah dirilis Desember 2013. Lanjutkan membaca “4: Jurus-jurus yang Tak Lagi Terdefinisikan, Layar Kata Yudhi Herwibowo di Pawon edisi #42 tahun VII/2014”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑