Cari

Yudhi Herwibowo

mencoba terus menulis…

Kategori

Uncategorized

Agatha Christie dan Kumis Terbaik Poirot, Catatan Menonton Murder on the Orient Express

afatha cristie

Jadi saat 3 terdakwa –seorang Rabi, seorang pendeta, dan seorang imam- maju di Tembok Ratapan di Yerusalem, semua orang yang yang ada di situ seketika terdiam, ketika seorang lelaki dengan kumis aneh maju ke depan dan mulai menjelaskan teori tentang hilangnya salah satu benda berharga di Gereja Makam Suci.

Kumis laki-laki begitu menyita perhatian. Kalau kamu yang selama ini merasa kumis Mas Adam sudah top banget, percayalah bila berhadap-hadapan, kumis Mas Adam itu pasti akan menjura memohon ampun pada kumis ini. Kumis ini begitu karismatik. Warnanya abu-abu, melintang dari hidung hingga sepanjang pipi, bagai potongan ekor kucing yang sengaja ditempel dengan lem Uhu. Dan kalian tak perlu juga bertanya heran: masak sih kumis bisa begitu? Ini Eropa, gaes, mereka punya hormon kumis yang tinggi, tak seperti kita yang harus dibantu dengan minyak Firdaus. Continue reading “Agatha Christie dan Kumis Terbaik Poirot, Catatan Menonton Murder on the Orient Express”

Iklan

Memilih Sendiri Kisah-kisah Gentayangan

Gentayangan.

…kebahagiaan adalah sebuah terminal, tak ada yang tinggal terlalu lama di sana…

 

Mungkin ini bukan review yang seharusnya. Saya sekadar ingin cerita.

Tapi sebelumnya saya senang bisa menyelesaikan novel tebal lagi, setelah setahun terakhir ini rasanya sulit sekali melakukannya. Itu mungkin karena kini saya sudah memakai kacamata, sehingga tulisan-tulisan jadi kembali terlihat dengan jelas… J

Bisa jadi, Gentayangan adalah buku yang paling saya tunggu tahun ini. Beberapa tahun lalu saya sempat bertanya-tanya: kapan Intan Paramaditha menulis lagi? Buku Sihir Perempuan masih jadi salah satu kumcer terbaik yang pernah saya baca. Dan Kumpulan Budak Setan juga menjadi kumcer yang perlu diingat, tentu bila seluruhnya ditulis Intan sendiri… 😀 Continue reading “Memilih Sendiri Kisah-kisah Gentayangan”

Novel saya selanjutnya: Sang Penggesek Biola, sebuah roman Wage Rudolf Supratman

Setelah Hoegeng saya terus berpikir siapa ya tokoh yang harus ditulis lagi. Tentunya ia orang (yang nyaris atau gak banyak) cela, dan bisa diterima semua orang.
Wage Rudolf Supratman satu yang saya pikir layak. Semua dari kita pernah berhubungan dengannya saat menikuti upacara dulu, tapi tak banyak yang tahu kisah hidupnya yang merana…
Dua tahun lalu saya mulai menulis novel ini, dan dalam bulan2 ini (bila lancar) akan dirilis oleh Penerbit Imania

Buat kawan2 kalau berkenan bisa memberi masukan atas 3 alt cover yang ditawarkan penerbit, juga masukan2 lainnya.

Thanks,,and wish me luck.. 🙂

Cerpen Dua Telapak Tangan Umirra, Media Indonesia 10 Desember 2017

“Itu hanya film, Papa. Film harus berakhir bahagia untuk menyenangkan siapa pun yang sudah membayar tiket. Apalagi… ini film untuk anak-anak…”
Sebelum kujawab, kau sudah melangkah ke luar. “Lagian… aku tak suka film ini. Elsa terlalu berlebihan. Seharusnya ia tak begitu. Yang dilakukan kedua tangannya hanya membekukan segala hal. Bukankah tetap ada harapan dari semua yang membeku?”
Kau memandangku sejenak, “Tapi… tidak dengan dua tanganku. Semua hancur di tanganku. Semua mati. Tentu yang hancur dan yang mati, tak punya harapan apa-apa…”

Short Story: Robodoi, Pirate from Tobelo

robodoi net

Awal tahun lalu ceren saya dimuat di Majalah Jawara, judulnya Robodoi, Bajak Laut dari Tobelo. Cerpen ini merupakan pengembangan satu kisah pendek tentang RObodoi yang ada di buku Anak Laut, Bajak Laut, Raja Laut dari Lapian.

Tentu sangat bermuatan sejarah, apalagi disitu dikutip syair pendek dari abar 19 tentang  bajak laut Tobelo. Maka itulah majalah Jawara memuatnya di edisi sejarah. Continue reading “Short Story: Robodoi, Pirate from Tobelo”

Quotes Laki-laki Bersayap Patah

promo 1

promo 2

Cerpen Umbira dan Keajaiban-keajaiban di Kotak Ajaibnya, Tribun Jabar 15 Oktober 2017

Umbira

Di mana aku?

Perlahan-lahan Umbira mulai mengejap-ngejapkan matanya. Semula ia seperti tak dapat melihat apa-apa, tapi perlahan ia mulai melihat garis cahaya di kejauhan. Hidungnya yang semula hanya menyiium bau apek, kini mulai dapat menyium aroma wangi, seperti aroma bunga-bunga yang selama ini sering diciuminya.

Umbira tiba-tiba menyadari kalau ia ternyata berada di atas sebuah bunga. Ya, dalam sebuah bunga yang masih menguncup. Ini langsung membuatnya bertanya tak mengerti; kenapa aku bisa berada di sini? Tubuhku kan lebih besar dari bunga?

Umbira memutuskan untuk bangkit berdiri. Tangan kecilnya mencoba menyibak kelopak bunga di atas kepalanya. Satu demi satu, hingga seluruhnya akhirnya dapat tersibak. Umbira bagai merasa menjadi kumbang yang baru saja keluar dari kuntum bunga. Continue reading “Cerpen Umbira dan Keajaiban-keajaiban di Kotak Ajaibnya, Tribun Jabar 15 Oktober 2017”

Cerita Ringkas tentang Bukti Muat

23334242_10212881837952887_3480931377862049194_o

Saya tipikal penulis yang saat dimuat tulisannya di media, selalu mencari bukti muatnya. Dulu saat masih remaja dan menulis di majalah Kawanku (waktu itu Kawanku masih majalah anak dan beralih ke majalah STIL —Sudah Tidak Ingusan Lagi), 2 cerpen saya dimuat di sana. Karena saya tinggal di Kupang, sulit sekali menjadi mejalah itu. Walau sudah memesannya di agen satu-satunya di Kupang. Alhasil, sampai sekarang saya tak pernah melihat penampaan cerpen itu. Walau saat saya kuliah di Solo, saya pernah memutari Shopping untuk mencarima, tapi tetap tak ada. Kadang ini membuat saya merasa ada yang belum tuntas di cerpen ini… Continue reading “Cerita Ringkas tentang Bukti Muat”

Laki-laki Bersayap Patah, sebuah kumpulan naskah drama

promo yudhi 2

Sebenarnya sejak lama ingin membuat naskah drama. Hampir 2 tahun ini selalu nonton teater di Teater Arena dan Wisma Seni, rasanya ingin sekali ikut-ikutan menulis naskahnya.

Sebenernya ketertarikan saya dengan teater sudah lama. Sejak kuliah selalu nonton teater karea kost saya memang ada di sebelah TBJT, dulu amanya masih TBS.

Baru di tahun 2017 ini, terwujud. Ada 4 naskah drama yang saya tulis di sini. Yang pertama adalah Aku, Aku yang saya ubah dari cerpen saya Empat Aku yang pernah dimuat Koran Tempo. Sama juga dengan Terkutuk, cerpen yang baru sebulan lalu dimuat Koran Tempo. Ada satu lagi naskah dari cerpen yang elum dipublikasikan, judulnya saya pakai menjadi buku ini, Laki-laki Bersayap Patah. Yang terakhir adalah naskah drama berlatar silat, judulnya Pendekar Sesat, Pendekar Ular. Ini yang paling sederhana ceritanya, namun sepertinya yang paling rumit…

Tentu saya menulisnya masih sesuka-suka saya saja. Saya merasa teknik menulis naskah drama masih sedikit membingungkan. Buku naskah drama yang satu dengan yang lain, ternyata berbeda cara penulisannya. Maka saya putuskan buat sesuai keinginan saya saja… 🙂

Buat kawan-kawan yang tertarik bisa menginbox saja… 🙂

21740445_10212484045408322_5243430744584802193_n

Workshop cerpen ini ditunda kawan.

Tunggu ya…

Dua film Bagi Pencinta Binatang

Sebenarnya banyak sekali film-film tentang binatang yang sudah saya tonton. Tapi tahun 2017 ini, ada 2 film tentang binatang yang dirilis hampir bersamaan yang saya tonton. Awalnya sekadar saya tulis di status facebok saja. Tapi akhirnya saya putuskan saya kembangkan di blog. Karena sudah sebulan ini, blog saya sepi posting.. 😛

Yang pertama adalah OKJA.

okja.79437Film okja bukan sekadar film tentang Mija -anak kecil dari satu desa di Korea- yang mau menyelamatkan babi kesayangannya -Okja- yang di bawa ke New Yotk. Okja itu ternyata bukan babi sembarangan, ia adalah babi istimewa yang dibuat secara genetis hingga tubuhnya bisa besar luar biasa. Konon lebih besar dari gajah. Konon menurut perusahaan yang mengembangkannya, seekor babi unggul yang mereka ciptakan ini bisa menyuplai makanan bagi ratusan manusia.

Tapi karena babi itu diciptakan secara genetis, perusahaan tak mau langsung menjualnya. Ia menyamarkannya dengan menyerahkan 26 anak babi itu pada 26 petani/peternak di 26 negara. Perusahaan berharap orang-orang menganggap babi-babi itu tumbuh dalam keadaan normal seperti babi-babi pada umumnya. Continue reading “Dua film Bagi Pencinta Binatang”

18319387_1659770727390106_7589417616708425594_o

Link-link Donlot Film-film Tentang Puisi atau Penyair

Sebelum diinbox dan ditanyakan link-link donlot film-film yang saya upload di posting sebelumnya, saya kasih saja di sini. Tentu saja sebenarnya mudah mencarinya, cukup berkawan akrab dengan ganool, atau -untuk film-film lama yang gak terlalu ngetop- mungkin bisa ke kingtorrent.

Dead Poets Society (1989)

http://www.ganool.li/dead-poets-society-1989-bluray-720p-900mb/

Continue reading “Link-link Donlot Film-film Tentang Puisi atau Penyair”

My Instagram’s Quotes

follow instagramku di @yudhiherwibowo

pasti difollow balik… 🙂

Selesaikan Bukumu! Mungkin ada Sesuatu yang Terselip di sana!

Beberapa tahun lalu, seorang kawan pustakawan membagi film ini via facebook. Saya sempat mengunduhnya. Tapi karena hardisk saya rusak, saya kehilangan film ini, dan sempat melupakannya sampai beberapa tahun.

Kemarin saat sedang mencari-cari sesuatu di youtibe, tanpa sengaja saya menemukan kembali film ini. Sekarang sudah 2,1 juta penontonnya. Maka supaya tak lagi kehilangan seperti dulu, saya posting saja film ini di sini.

Suatu waktu, saya pasti akan menontonnya kembali…

Blog di WordPress.com.

Atas ↑